Tuhan, bersama dengan kegundahan hatiku. Kuserahkan apapun yang Engkau titipkan padaku. Tuhan, bersama dengan ketidaktahuan ilmuku. Kusadari betapa aku tidak ingin sekadar menjadi seonggok daging yang hidup. Merangkak aku dalam haluan tanda-tanda lurusnya jalanMU. Terbata aku dalam firman-firman yang engkau turunkan untuk kehidupan kami. Masih saja buruk dalam ketentuanMU, Masih saja dunia menggenggam pikiran. Mana yang halal berbaur dengan haram. Mana yang benar berbaur dengan kebohongan. dan mengapa tetap saja melakukan hal yang jelas tak diijinkan walau tahu ilmu? Tuhan, bersama teduhnya menjelang senja ini. Kuucap mesra dalam hatiku. Untuk tiap-tiap hal yang kelak kan menjadi bagian hidupku karena kehendakMU. Tuhan, bersama luruhnya segala pikiran semu. Kumohon ampunan dariMU yang maha segalanya. Untuk tiap tiap butir kekhilafan dan kesalahan. Pandangan manusia bermacam-macam seperti hati kita yang mudah berubah-u...
by : Nofifa Yanida